Showing posts with label Opinion. Show all posts
Showing posts with label Opinion. Show all posts

Sunday, October 25, 2009

zaman brondong

perhatikan sekeliling kalian teman - teman, apakah kalian melihat banyak gadis remaja menggandeng pria yang umurnya lebih muda alias brondong?
saya pikir hal seperti ini sedang tren, kakak kelas dengan juniornya.

pertanyaan : mengapa gadis - gadis remaja tersebut memilih brondong?

  1. mungkin cowok - cowok senior dan seangkatan amat sangat gersang, yaitu: muka gersang, pribadi gersang, otakpun gersang. pikirkanlah sendiri makna gersang itu dalam diri kalian.
  2. mungkin para junior tersebut lebih berani dan mahir menghadapi wanita, dari tahap flirting hingga penyampaian perasaan.
  3. trik - trik para senior sudah kuno bagi para gadis.
  4. mimik wajah innocent para junior sangat syur di benak para gadis.
  5. ataukah mungkin mental para gadis remaja tersebut terdapat bibit "tante cari daun muda". jangan tersinggung, ini hanya sebuah kemungkinan. mungkin saya juga nanti malah sama brondong.
  6. seperti kata orang tua, semakin maju zaman, pubertas semakin dini dialami seorang anak. lalu apa hubungannya? saya sendiri tidak tahu.
bagaimana pendapat kalian?

Friday, August 21, 2009

thanks God, i'm the one of lucky person

jumat, 20 agustus 2009

marina, stacey, greggy, wesly, janet, jacklyn, bismo, intan, rocky, heidy, julius

ini sebuah pengalaman baru buat gue. gue dengan seluruh teman di atas, pergi ke sebuah panti asuhan di daerah lenteng agung, jakarta selatan. yah, hanya sekedar mengunjungi dan memberikan barang - barang hasil patungan kita.

pada saat perjalanan, yah gue biasa - biasa aja. di otak gue ini semua hanya kegiatan sosial versi baru untuk diri gue. tapi sampai disana, gue merasa beruntung karena gue ikut. dengan keadaan mereka, gue jadi belajar banyak bersyukur, sangat banyak yang masih gue dapet sekarang. ternyata gue dengan umur anak sma, masih cukup kekanak - kananakan, terlalu banyak tuntutan. gue melihat balita - balita udah di tinggal kayak gitu. malah banyak juga yang dari bayi. hebatnya mereka kok tegar banget ya? ga ngerti deh gue

ketika mereka liat kita, dengan cepat mereka lari ke kita, dan langsung memeluk kita semua dengan wajah ceria mereka. gak nahan liatnya. halo, ka!, minta gendong dong ka! atau nama kk siapa? itulah kata - kata yang dilontarkan pd kita. gue bersama semuanya main dengan adek - adek kecil. wesly yang tadinya merasa terganggu dan gak suka anak kecil, hatinya lumer dan merasa terharu. dia juga turut ngajak main mereka.

pelajaran yang gue ambil, gue masih sangat beruntung. hidup gue sejahtera. terus bersyukur karena memang udah seharusnya dan sepantasnya gue bersyukur.

Sunday, June 28, 2009

apa keuntungan dari mencintai? (lenje)


menurut lo semua, apa keuntungan dari mencintai seseorang? kalo gue baca di suatu majalah rohani (ehem) katanya keuntungannya karena lo bisa mencintai seseorang, karena ada orang yang ga bisa mencintai orang lain (jadi bingung). katanya satu hal itu lebih dari cukup untuk menggantikan rasa yang aneh yang selalu kita rasakan ketika mencintai seseorang, mau sodara kek temen kek pacar kek. biasanya ada yang pada uring uringan , mood ga seimbang, makan susah, badan capek tidur pun enggan haha, terus terkadang sakit hati pula. tapi itu semua kalah dibandingin lo bisa mencintai seseorang.

kalo menurut kalian semua, apa keuntungan dari mencintai?

Friday, April 24, 2009

kesalahan pola pikir kita

helloooooo, kali ini gue mau membahas global warming (again!)

menurut gue, kita memiliki pola pikir yang salah. masalahnya, kita cuap gede sana sini tentang global warming, bagaimana kita membuat perubahan besar untuk bumi tercinta ini. tapi apakah diri kita telah memberikan partisipasi? kita hanya sebatas omong doang, gada tindakan. go to hell aja deh. mending diem anteng daripada ngomong, kalo belom siap atau belom bisa melakukannya. yang kayak gini masih bisa ditolerir deh, daripada yang omong doang bikin kuping gatel. secara gue juga ga melakukan hal besar ngapain cuap gede gede, sampe saat ini cuma pengurangan pemakaian ac, cuma itu.

gue membahas ini karena,
gue pernah melakukan percakapan dengan salah seorang temen gue. mengajak dia untuk mengurangi pemakaian ac di rumahnya, bukti kecil kalo kita care dengan bumi, walaupun hanya 0,00000000000000000000000000000001% kali ya hehe.
tapi dia menjawab, ngapain kita kayak gitu. toh efeknya terlampau kecil, gada guna. dan kalo gue ga mau gimana?

ooooppsie. inilah pola pikir yang amat sangatlah salah. gue hanya menelan ludah denger jawabannya. padahal hal seperti ini dimulai dari pribadi kita. ini masalah emang global, tapi setiap individu yang bertindak. mari kita bayangkan, gimana kalo satu ac, di tiap kota, dikurangi pemakaiannya. lumayankan? nah yang bisa kayak gitu ya kita kita ini. atau engga mencoba naik angkutan umum, gausah bawa mobil (yang satu ini masih belom bisa gue tinggalkan). boleh juga tanam tanaman di pot.

perhatiin langit kota jakarta kalo lagi musim mudik? ga ketutupan asap gitu. nah sekarang, karena kita cuman sendiri yang ngelakuinnya ga keliatan. tapi misalkan di per kota ada 1 orang yang mengurangi pemakaian kendaraan pribadi hingga jumlahnya sama kayak mobil penduduk ibukota yang keluar dari kota jakarta, hasilnya sebenernya kayak langit musim mudik itu. kita hanya gatau, siapa dimana orang yg melakukan itu dan hasilnya ga keliatan aja.
biar gampangnya, satu miliar rupiah ga bakal ada kalo gada 50 perak rupiah, ya ngga sih? hehe

disini gue hanya melakukan pengandaian, agar kita bisa merubah mindset kita yang salah, karena apapun yang kita lakukan memiliki pengaruh, walau kecil tapi itulah fondasi pengaruh besar nantinya. secara kehidupan kita udah tersetting kayak gini, karena emang udah susah dirubah , jadi yang kecil kecil aja.

Saturday, March 28, 2009

melanjutkan semangat selamatkan bumi!

By the way, pada matiin lampu ga? Gue matiin loooh haha (pamer) tapi lampu depan dinyalain sih soalnya gelap, serem gitu. Sepanjang 60 menit itu, gue bersama kedua temen gue nyanyi nyanyi ga jelas di balkon rumah gue. Nunggu liat bintang, sayang mendung gitu.

Ini merupakan sebuah ide yang brilian banget. mengajak seluruh warga dunia buat mematikan listrik dalam waktu 60 menit. Hal yang kecil tapi bener bener bagus banget.

Keadaannya sekarang udah parah banget. Siang panasnya perih banget, malemnya ujan deres mampus. Gue bisa liat pagi pagi nya banjir kiriman dateng nyerbu sekolah gue. Sering banget ya. Kalian bisa liat kalimantan sebagai salah satu paru paru dunia aja udah makin gundul. Gue udah liat peta hutan dari guru gue. Ini petanya

Sadis kan? Gue mikir aja, kalo kita seumuran orang tua kita nanti, gimana ya keadaannya? Sekarang aja udah entah kayak gimana. Masih bisa napas bebas ga ya? Atau udah kelelep karena air es mencair.

Gue merasa, tragedi yang terjadi di situ gintung tuh sebuah kesalahan dari kita juga. Bumi ngamuk, supaya kita sadar.

Ohya di sini gue ga mau ngemeng ga jelas, nato gitu. Mungkin usaha gue amat kecil. Tapi karena gue sadar bumi kita udah terlalu di rusak dan makin ga jelas dan ga beres keadaannya, gue memutuskan untuk ga pake ac di rumah mulai november 2008 lalu. Gue pake ac kalo ada temen, 5 menit sesudah pulang sekolah dan sebelum tidur. Kalaupun ada temen, gue berusaha ngajak mereka di balkon aja, biar ga di kamar gue. Soalnya gue full pake mobil tiap hari pulang pergi sekolah. Masa dengan egoisnya gue makin memperburuk kondisi? Ya, jadi gue merelakan ac gue ga di pake.

Gue harap kalian juga melakukan hal - hal kecil seperti itu. Biar bumi kita itu kita rawat, bukan kita peres doang. Ga usah yang besar besar, secara gaya hidup kita udah tersetting kayak gitu. Pasti kita bisa!

Saturday, March 14, 2009

apa bisa disebut pria?

ditakdirkan bahwa pria berkuasa
adapun wanita lemah lembut manja

wanita dijajah pria sejak dulu
dijadikan perhiasan sangkar madu


gue sedang berpikir dari suatu kejadian
hmm, wanita tuh emang selalu dijajah pria ya?
bukannya sok kartini, tapi jaman dulu wanita tuh dipingit. sekarang?
yah ga dipingit juga sih. tapi kayaknya bisa dibilang disiksa kali ya.
pria sekarang udah mirip banci. lancang banget.
yang ga ngerasa gitu gausah marah.
pada liat ga sih, misalnya di media massa?
entah kenapa kayaknya rasa sayangnya wanita dipermainkan.
kayak diperbudak gue liatnya, jadi kayak orang idiot.

padahal keberhasilan seorang pria itu tergantung wanita dibelakangnya.
kita lahir dari seorang wanita. dan itu sakit, sakit banget.
para pria tinggal menikmati dan menanam benihnya, jadi anak deh.
tapi setelah itu dilecehkan.
haha mau untung sekali.
wanita terus yang jadi korban.
menimbulkan efek trauma pada diri si wanita

sadar ga sih tuh pria pria yang memiliki watak menjijikkan itu?
nihil, nol. ga bisa lo disebut pria. egois sekali.
lo ada buat melindungi wanita. jadi sekarang lo ada gunanya apa?
dasar banci, banci tak tahu diri. ketawa gue depan muka lo, banci

tapi ada penggalan dari sabda alam dikatakan:

namun ada kala pria tak berdaya
tekuk lutut di kerling wanita


jadi hati - hati kalian para pria! haha